windy's blog

do your best at any time !!!

Cerita Inspirasi Part II

September14

Nama   : SUWINDYASTUTI

NRP    : C34100065

Laskar : 3

CERITA INSPIRASI

(dari orang lain)


Berbicara tentang air minum dalam kemasan, yang pertama muncul dalam benak kita pastilah Aqua. Memang merk yang satu ini telah menjadi top brand di Indonesia. Hampir setiap orang di Indonesia pasti tahu atau minimal pernah mendengar nama Aqua. Bagaimana kisah sukses Aqua sampai bisa seperti sekarang?

Kisah sukses ini berawal dari sosok Tirto Utomo(alm.) yang menggagas berdirinya Aqua. Pria kelahiran Wonosobo, 9 Maret 1930 ini menggagas lahirnya industri air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia melalui PT Golden Mississippi pada tanggal 23 Pebruari 1973. Produk pertamanya saat itu adalah Aqua botol kaca 950 ml yang kemudian disusul kemasan AQUA 5 galon, pada waktu itu juga masih terbuat dari kaca.

Pada awal kemunculannya, Aqua tidak langsung menuai kisah sukses nya seperti sekarang ini. Bahkan tahun 1974 sampai 1978 adalah masa-masa sulit bagi perusahaan ini. Saat itu permintaan konsumen masih sangat rendah. Masyarakat kala itu masih “asing” dengan air minum dalam kemasan. Apalagi harga 1 liter Aqua lebih mahal daripada harga 1 liter minyak tanah.

Aqua tidak akan menuai kisah sukses bila langsung menyerah saat itu. Dengan berbagai upaya dan kerja keras, akhirnya Aqua mulai diterima masyarakat luas. Perlahan tapi pasti, merk ini semakin menorehkan kisah sukses nya. Bahkan tahun 1978, Aqua telah mencapai titik BEP. Dan saat itu menjadi batu loncatan kisah sukses Aqua yang terus berkembang pesat.

Pada saat itu, produk Aqua ditujukan untuk market kelas menengah ke atas, baik dalam rumah tangga, kantor-kantor dan restoran. Namun sejak tahun 1981, Aqua telah berganti kemasan dari semula kaca menjadi plastik sehingga melahirkan berbagai varian kemasan. Hal ini menyebabkan distribusi yang lebih mudah dan harga yang lebih terjangkau sehingga produk Aqua dapat dijangkau masyarakat dari berbagai kalangan. Di tahun 1981 ini juga, Aqua mengganti sumber airnya dari air sumur bor ke air dari mata air pegunungan.

Bahkan dalam segi kemasan pun, Aqua telah menjadi pelopor. Botol plastiknya yang semula berbahan PVC yang tidak ramah lingkungan, sejak 1988 telah diganti menjadi bahan PET. Padahal saat itu di Eropa masih menggunakan bahan PVC. Selain itu desain botol Aqua berbentuk persegi bergaris yang mudah dipegang telah menggantikan desain botol bulat Eropa. Bahkan botol PET ciptaan Aqua ini telah dijadikan standar dunia.

Kisah sukses Aqua tidak hanya sebatas di dalam negeri, tapi juga mancanegara. Sejak 1987, produk Aqua telah diekspor ke berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Fillipina, Australia, Maldives, Fuji, Timur Tengah dan Afrika. Berbagai prestasi dan penghargaan pun didapatkan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Bahkan almarhum Tirto Utomo pun dinobatkan sebagai pencetus air minum dalam kemasan dan masuk dalam “Hall of Fame” . Dan berdasarkan survey Zenith International, sebuah badan survey Inggris, Aqua dinobatkan sebagai merk air minum dalam kemasan terbesar di Asia Pasifik, dan air minum dalam kemasan nomor dua terbesar di dunia. Sebuah prestasi yang membanggakan untuk produk dalam negeri.

Dari kisah sukses Aqua, kita dapat belajar bahwa inovasi itu sangat penting. Sebuah ide yang tampaknya nyeleneh atau tidak lazim, seringkali malah membawa kisah sukses yang besar. Jadi, jangan takut untuk berinovasi. Berinovasi atau bisnis anda mati :)

posted under Academic | No Comments »

Cerita Inspirasi Part I

September14

Nama   : SUWINDYASTUTI

NRP    : C34100065

Laskar : 3

CERITA INSPIRASI

(pengalaman diri sendiri)

Saya punya seorang teman, boleh dibilang teman sejak kecil, sebut saja Lulu namanya. Semenjak saya SD hingga SMA kita satu sekolah. Saking dekatnya, keluarga kita sudah saling kenal satu sama lain. Mungkin karena kita sudah kenal lama, apabila ada segala permasalahan yang terjadi saya ceritakan dengan Lulu, begitu juga sebaliknya. Kebetulan juga saat SMP atau SMA tak jarang kita ditempatkan di kelas yang sama. Hal itu menambah kedekatan kami. Lulu anak ke-5 dari 6 bersaudara. Boleh dibilang keluarganya cukup berantakan. Kakak perempuannya hamil di luar nikah, dua kakak lelakinya yang juga tak akur, serta ayah dan tantenya sering terjadi pertengkaran keluarga yang tak jarang membuatnya down dan tertekan. Karena akibat kakak perempuannya yang hamil di luar nikah jugalah ayahnya melarang Lulu untuk tidak berpacaran, serta keluar malampun dilarang. Lulu sangat tidak tahan dengan keadaan ini. Tak jarang ia bertanya-tanya mengapa dia yang harus kena batunya dari perbuatan kakak-kakaknya itu.

Saya akui Lulu gadis yang tegar. Ditambah lagi keluarganya bisa dibilang belum mampu. Saya sering membayangkan apabila saya yang berada di posisi itu pasti saya tidak akan mampu. Tapi dia tetap bisa dapat nilai cukup di tengah begitu banyak persoalan di keluarganya.

Hingga kami ada di saat ujung SMA, semua anak bingung memilih perguruan tinggi mana yang menurut mereka bagus. Saya daftar USMI di IPB sedangkan dia memilih perguruan tinggi yang cukup ternama di kota kami. Tibalah saat pengumuman PMDK, saya diterima dan diapun juga diterima.

Namun beberapa bulan kemudian saya dengar dia tidak jadi masuk ke perguruan tinggi itu, karena orang tuanya yang belum mampu membiayai kuliahnya. Betapa terkejutnya saya dimana teman-teman kita sedang membicarakan kampus mereka masing-masing dia hanya mendengarkan cerita saja.

Suatu malam Lulu mengirim pesan pada saya :

“Kenapa kuliahku berakhir sebelum aku memulainya??”

Hati siapa yang tak miris membacanya. Saya hanya bisa menghiburnya, mencoba membuat dia melupakan sejenak kekesalannya. Tapi saya salut sekali denganya, selam ini kalau dilihat hanya dia satu-satunya anak di keluarganya yang mencoba mengerti keadaan orang tuanya. Sekarang dia mencoba bekerja untuk mengumpulkan uang agar tahun depan dapat mewujudkan cita-citanya, yaitu melanjutkan kuliahnya  yang berantakan.

Intinya bersyukurlah kita dilahirkan di keluarga yang berkecukupan. Kita dapat melanjutkan ke perguruan tinggi. Dari situlah jangan sia-siakan kesempatan yang telah kita punya. Kita hanya berkewajiban belajar untuk membuat orang tua kita bangga dengan pretasi kita.

posted under Academic | No Comments »

pelatihan TI

July23

latihan di cyber merpati